Menggali Ilmu di Pojok Pertokoan

Liputan Kompas hari ini tentang kegiatan Paramadina:
 
Menggali Ilmu di Pojok Pertokoan
Harian Kompas, Senin, 12 Agustus 2013
Khazanah, Hal 2
 
Mushala Rahardja Paramadina menjadi satu-satunya mushala di kawasan pertokoan Pondok Plaza I, Jakarta Selatan. Di suatu siang, saat dzuhur, beberapa orang yang datang ke mushala meminta izin menunaikan shalat. Mereka bertanya terlebih dahulu apakah bisa menumpang shalat. Maklumlah, penampilan gedung pertokoan tidak menunjukkan adanya tempat ibadah meski terdapat spanduk nama mushala.
Setiap hari Jumat, mushala kecil dengan tambahan tenda di bagian depan bisa menampung sekitar 400 orang. Pada bulan Ramadhan, setiap malam digelar shalat tarawih, dilanjutkan dialog Ramadhan. Pada hari biasa, mushala yang juga memiliki satu ruang kelas itu tak pernah berhenti menggelar kajian agama Islam. Beberapa nama sering menjadi narasumber kajian, seperti Achmad Chodjim dan Muhammad Baqir.

SUFI-SUFI Modis, Logis, & Wangi

Liputan kegiatan Paramadina di Majalah Detik, EDISI 89, 12-18 Agustus 2013:
SUFI-SUFI Modis, Logis, & Wangi
MEREKA TIDAK MENJAUHI KEHIDUPAN DUNIA UNTUK MENDEKAT KEPADA TUHAN.
MAKIN LOGIS SERTA TAMPIL MODIS DAN WANGI SAAT MENGKAJI AGAMA.
Bahtiar rifai, esti utami, ami, habib
MUHAMMAD Baqir tampil santai. Mengenakan tunik warna abu-abu, rambut gondrongnya dibiarkan tergerai. Dari bibirnya  terlontar kata mahabbah.
Pagi itu, 27 orang merubung Baqir. Penampilan mereka modis dan wangi. Seorang perempuan di antara mereka menenteng tas bermerek Chanel.
Baqir dan orang-orang yang merubungnya tidak sedang berpesta. Mereka sedang mengikuti kajian tasawuf di Yayasan Paramadina di Pondok Indah Plaza I, Jalan Metro Pondok Indah, Jakarta, Rabu pagi pekan lalu.
Tidak terlihat simbol-simbol pengajian pada umumnya. Perempuan yang mendominasi kajian ini, misalnya, nyaris tak ada yang berkerudung. Tapi pagi itu mereka tengah mengaji serius, mempelajari tasawuf alias sufisme, ilmu untuk mengetahui bagaimana cara menyucikan jiwa dan menjernihkan akhlak untuk memperoleh kebahagiaan abadi.

Menggali Ilmu di Pojok Pertokoan

Menggali Ilmu di Pojok Pertokoan

Salam,
Bapak/Ibu yang kami hormati,
Selamat Lebaran. Minal ‘aidin wal faizin. Taqabbalallahu minna wa minkum, taqabbala ya karim. Mohon maaf lahir dan batin.
Pengelola Kajian Paramadina/Mushalla Raharja Paramadina,
Rahmat Hidayat
Yedi Kuswadi
Achmad Rifki
Liputan Kompas hari ini tentang kegiatan Paramadina:
 
Menggali Ilmu di Pojok Pertokoan
Harian Kompas, Senin, 12 Agustus 2013
Khazanah, Hal 2
 
Mushala Rahardja Paramadina menjadi satu-satunya mushala di kawasan pertokoan Pondok Plaza I, Jakarta Selatan. Di suatu siang, saat dzuhur, beberapa orang yang datang ke mushala meminta izin menunaikan shalat. Mereka bertanya terlebih dahulu apakah bisa menumpang shalat. Maklumlah, penampilan gedung pertokoan tidak menunjukkan adanya tempat ibadah meski terdapat spanduk nama mushala.

SEGERA TAYANG DI BIOSKOP, Film: Emak Ingin Naik Haji,

FLYER ENH p besar (1)

TESTIMONI & KOMENTAR PARA TOKOH SETELAH MENOTON FILM “EMAK INGIN NAIK HAJI” :   silahkan Klik:

http://www.youtube.com/watch?v=vKrWi4mYUPA&feature=related

http://www.youtube.com/watch?v=OUqwTwPc-TY&NR=1

poster emak

Buku Kumpulan cerpen Asma Nadia: Emak Ingin Naik HajiNovember mendatang, ibu-ibu Indonesia akan mendapat kado istimewa berupa film bertajuk Emak Ingin Naik Haji. Memang, film ini tak hanya patut ditonton oleh kaum hawa, namun, film keluarga ini juga layak disaksikan oleh seluruh anggota keluarga.

Mizan Productions yang sukses menghadirkan Laskar Pelangi dan Garuda di Dadaku bekerja sama dengan Smaradhana Pro meluncurkan Emak Ingin Naik Haji, sebuah film drama religi yang mengangkat berbagai nilai kehidupan: kegigihan, ketulusan, kasih sayang, semangat berbagi, berserah diri, dan berbagai nilai indah lainnya yang mungkin saja terlupakan oleh sebagian besar dari kita.

Baca lebih lanjut

Keluhan Pembaca setia Majalah Madina

Mulai Oktober 2009, Madina Akan Ditiadakan dari Muka Bumi

Anda pergi ke penjual-penjual koran, tabloid dan majalah di pinggir jalan, atau malah di toko buku, apakah sering Anda memperhatikan jenis tabloid dan majalah yang mereka jual?

Kalau menurut pengamatan saya, paling banyak adalah tabloid dan majalah selebriti dan gosip. Isinya adalah bentuk cetak dari seluruh acara entertaintment news yang mengisi acara televisi dari pagi, kalau bukan subuh, sampai malam.

Baca lebih lanjut

Sastrawan Radhar Panca Dahana Terima Kuntowijoyo Award 2009

Selasa, 25/08/2009 04:43 WIB
Sastrawan Radhar Panca Dahana Terima Kuntowijoyo Award 2009
Irwan Nugroho – detikNews

Jakarta – Sastrawan dan budayawan Radhar Panca Dahana terpilih sebagai penerima Kuntowijoyo Award 2009. Ini juga merupakan anugerah Kuntowijoyo Award untuk tahun pertama.

“Kuntowijoyo Award adalah sebuah ikhtiar untuk menularkan dan menghidupkan semangat yang telah ditunjukkan oleh Kuntowijoyo almarhum,” kata Penanggungjawab Penganugerahan Kuntowijoyo Award, Putut Widjanarko, dalam rilis yang diterima detikcom, Senin (24/8/2009).

Baca lebih lanjut

Qardhawi: Quthb Bertanggung Jawab atas Berkembangnya Islam Radikal

Qardhawi:

Quthb Bertanggung Jawab atas Berkembangnya Islam Radikal

By Republika Newsroom
Senin, 10 Agustus 2009 pukul 12:52:00

KAIRO–Ketua persatuan ulama Muslim internasional, Syekh Yusuf al-Qardhawi, menyatakan pemikiran takfir (pengkafiran pada muslim lain) dalam kitab-kitab Sayyid Quthb sama sekali tidak mencerminkan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah yang dianut mayoritas umat Islam di dunia. Pemikiran ini, tambah Qardhawi, juga tidak mencerminkan pemikiran gerakan al-Ikhwan al-Muslimun, karena pemikiran takfir sama sekali tidak selaras dengan pemikiran Ikhwan al-Muslimin.

Pernyataan Qardhawi ini disampaikan dalam dialog dengan Dr Dhia Rishwan, peneliti gerakan Islam terkemuka asal Mesir, dalam program acara televisi “Manabir wa Madafi” (Mimbar dan Debat) yang disiarkan oleh kanal al-Fara’in Mesir pada Jumat (7/8), sebagaimana dilansir IslamOnline.net.

Baca lebih lanjut